Kebijakan Membawa Kebajikan
Refleksi dari Rakorsus Pimpinan Kwarnas dengan Ka Kwarda se Indonesia dan pembelajaran bagi Kwarda Riau.
Maap Pak Dah Tigo Dah..
Apapun kondisi dan situasinya
Aku wajib bersyukur atas rahmat Allah yang masih memberi nikmat dan kesehatan untuk dapat melihat dan merasakan kebesaran-Nya
Di tengah riuh rendah perubahan zaman, semangat para pelajar dari berbagai sekolah berkumpul di lingkungan kampus bukan sekadar untuk belajar ilmu pengetahuan, tapi juga membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan melalui kegiatan Pramuka yang membara penuh cinta tanah air.
Cerita ini Ku dapat dari teman sekolah menengah atas sekitar tahun 1974-1976.
Waktu
itu sepeda motor merupakan barang langka di kampungnya dan hanya orang kaya
yang dapat membeli.
Pekanbaru, — Semangat kebersamaan dan tekad untuk membangun generasi muda yang berkarakter kembali bergema di Kota Pekanbaru. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, Kak H. Kasiarudin, S.H., secara resmi membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Pekanbaru yang berlangsung di Hotel Winstar. (Warta Pramuka)
Kolaborasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan nilai-nilai hidup sehat dan sadar akan bahaya narkoba, penyalahgunaan zat terlarang, serta HIV/AIDS di kalangan generasi muda. Kwarda Pramuka yang memiliki jaringan luas hingga tingkat sekolah dan masyarakat, menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pencegahan melalui kegiatan kepramukaan yang membangun karakter.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kak H. Kasiarudin, S.H., Ketua Kwarda Riau. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan cinta tanah air.
Setelah melewati masa bakti 2019–2024—yang pada pertengahan jalan diteruskan oleh Kak H. Kasiarudin, S.H. melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) sejak Musdalub tahun 2022, kini tibalah saatnya tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada generasi penerus yang siap melanjutkan misi besar Gerakan Pramuka di Bumi Lancang Kuning.
Melalui proses yang demokratis dan penuh musyawarah, Kak H. Kasiarudin, S.H. secara resmi terpilih menjadi Ketua Pergantian Antar Waktu (PAW) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk masa bakti 2019–2024.
Pelepasan ini bukan hanya seremonial. Ia adalah tanda kepercayaan dan harapan yang besar kepada generasi muda: bahwa Pramuka Riau siap menorehkan prestasi dan mengangkat marwah daerah di kancah nasional.
Pegatra 2024 — Perkemahan Akbar Penggalang se-Sumatera — bukan hanya sekadar ajang berkumpulnya ratusan Pramuka muda dari berbagai daerah. Di balik setiap tenda yang berdiri dan setiap yel-yel yang menggema, ada semangat persaudaraan, jiwa kepemimpinan, dan asa besar untuk masa depan.
Di momen pembukaan itulah, Kak H. Kasiarudin, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, berdiri di hadapan para peserta dengan senyum penuh kebanggaan. Beliau memberikan sambutan hangat yang tak hanya berupa formalitas, tetapi penuh energi dan makna.
Di balik setiap foto, tersimpan cerita.
Di balik setiap senyum, terselip perjuangan.
Galeri Kisah dan Kenangan H. Kasiarudin bukan sekadar kumpulan gambar, melainkan mozaik perjalanan panjang seorang pemimpin yang mencintai gerakan Pramuka sepenuh hati.
🌿 Momen di Lapangan
Lihatlah foto-foto saat ia berdiri di bawah terik matahari, menemani peserta perkemahan, menyapa adik-adik Pramuka di setiap sudut tenda, atau sekadar duduk lesehan mendengarkan cerita mereka.
Tak ada jarak, tak ada sekat. Ia hadir sepenuhnya — sebagai pembina, sebagai sahabat, sebagai ayah.
Di bawah kiprah H. Kasiarudin, Pramuka Riau tak lagi hanya bergerak di lingkaran sempit daerah. Ia melihat jauh ke depan — bahwa potensi anak-anak Riau harus diorbitkan, bukan hanya dipamerkan di rumah sendiri.
✨ Ia mendorong kader-kader muda tampil dalam lomba nasional, jambore, bahkan pertemuan-pertemuan internasional.
Ia membuka jalan agar mereka bisa berjejaring, bertukar pengalaman, dan membawa pulang wawasan baru untuk dibagikan di kampung halaman. Di setiap kesempatan, ia memotivasi: “Jangan hanya jadi penonton, tapi jadilah pemain yang diperhitungkan!”
*H. Kasiarudin percaya bahwa Pramuka bukan sekadar soal baris-berbaris, tali-temali, atau lomba kepramukaan. Lebih dari itu, Pramuka adalah kawah candradimuka — tempat anak-anak Riau ditempa menjadi pribadi yang tangguh, peduli, dan berkarakter.
Di tangannya, Pramuka bukan hanya pelengkap pendidikan formal, tapi jembatan untuk membentuk jiwa kepemimpinan sejati:
✨ memupuk rasa hormat pada adat dan budaya,
✨ menumbuhkan cinta dan kepedulian pada lingkungan,
✨ serta mengasah semangat pengabdian bagi masyarakat.
Dalam setiap acara — entah itu Rapat Kerja Cabang (Rakercab), peringatan Hari Pramuka, atau kegiatan pembinaan lainnya — H. Kasiarudin tidak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan yang duduk di podium. Ia hadir sebagai sosok yang mau mendengar, mau merangkul, mau berdialog.
Keberadaannya di tengah-tengah peserta bukan sekadar simbol, melainkan sumber energi. Setiap senyumnya menguatkan, setiap jabatan tangannya menyemangati, setiap kata yang dilontarkannya menyalakan bara motivasi di hati para pembina, peserta didik, hingga para pegiat gerakan.
Di balik geliat Pramuka Riau yang semakin hidup, ada satu sosok yang tak lelah menyalakan api semangat itu: H. Kasiarudin, S.H. Bagi banyak orang, beliau bukan hanya Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, tetapi juga penjaga bara yang memastikan nyala karakter, disiplin, dan cinta tanah air terus berkobar di dada generasi muda.
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan layanan dan analisis trafik. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie. Pelajari lebih lanjut.