Pekanbaru, — Semangat dan tekad terlihat jelas dari sorot mata para pramuka muda. Hari itu, sebanyak 480 peserta dari Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) resmi dilepas untuk mengikuti Kemah Nasional V (Kemnas V) yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kak H. Kasiarudin, S.H., Ketua Kwarda Riau. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan cinta tanah air.
“Kalian adalah duta terbaik dari Riau. Jagalah nama baik daerah, junjung tinggi nilai-nilai Islami, dan ukir prestasi di bumi Cibubur,” ujar Kak Kasiarudin dengan penuh semangat.
🛡️ Semangat Sako SIT: Mendidik Jiwa, Menanam Nilai
Sako Pramuka SIT bukan sekadar komunitas biasa. Ia adalah ruang pembinaan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitas kepramukaan. Di Kemnas V ini, para peserta akan diuji dalam semangat ukhuwah, kedisiplinan, kemandirian, dan ketangguhan—semuanya dikemas dalam kegiatan edukatif dan rekreatif.
🏕️ Cibubur Menanti, Riau Siap Menginspirasi
Rombongan dari Riau bergabung bersama ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka akan menjalani rangkaian kegiatan mulai dari kemah bakti, lomba ketangkasan, hingga majelis ilmu yang memperkuat akhlak dan kecintaan pada agama serta bangsa.
Pelepasan ini bukanlah akhir, tapi permulaan sebuah perjalanan menantang yang akan meninggalkan jejak kenangan dan pembelajaran abadi.
✨ Harapan dan Doa
Seluruh keluarga besar SIT, orang tua peserta, serta para pembina turut memberikan dukungan dan doa terbaik. Mereka berharap para peserta kembali ke Riau dengan pengalaman yang memperkaya jiwa dan menambah semangat pengabdian.
"Kami percaya, dari bumi Cibubur akan lahir pemimpin masa depan yang tangguh dan berakhlak mulia," ujar salah satu pembina penuh haru.
🚀 Menuju Masa Depan
Dengan bendera Riau berkibar tinggi dan tekad di dada, 480 pramuka muda ini siap menjelajah ruang-ruang pengalaman baru, membangun jejaring nasional, dan mengukir kisah indah tentang persaudaraan, pengabdian, dan cita-cita besar.
Dan jika ada yang bertanya, siapa mereka—jawabnya: mereka adalah tunas bangsa yang bersiap menyalakan cahaya peradaban.
www.majalahdumai.pro

0 Komentar