*H. Kasiarudin percaya bahwa Pramuka bukan sekadar soal baris-berbaris, tali-temali, atau lomba kepramukaan. Lebih dari itu, Pramuka adalah kawah candradimuka — tempat anak-anak Riau ditempa menjadi pribadi yang tangguh, peduli, dan berkarakter.
Di tangannya, Pramuka bukan hanya pelengkap pendidikan formal, tapi jembatan untuk membentuk jiwa kepemimpinan sejati:
✨ memupuk rasa hormat pada adat dan budaya,
✨ menumbuhkan cinta dan kepedulian pada lingkungan,
✨ serta mengasah semangat pengabdian bagi masyarakat.
Baginya, setiap anak Pramuka adalah bibit pemimpin, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga, komunitas, dan bangsanya.
Dengan membangun karakter, ia menyalakan marwah.
Dengan menyalakan marwah, ia menjaga harga diri Melayu, sekaligus membawa Riau menatap masa depan dengan kepala tegak.
Karena di mata H. Kasiarudin, Pramuka adalah jalan menuju manusia paripurna: berakhlak, berkarya, dan berbakti. 🔥🌿
ditulis oleh Iwang Aridwan -
www.majalahdumai.pro

0 Komentar